Nice Body Self Shooting Herself

December 1, 2007

1.jpg2.jpg3.jpg4.jpg5.jpg6.jpg7.jpg8.jpg9.jpg10.jpg11.jpg12.jpg13.jpg14.jpg

Forever And One – Helloween

November 26, 2007

What can I do?
Will I be getting through?
Now that I must try to leave it all behind
Did you see what you have done to me?
So hard to justify
Slowly it’s passing by

Forever and one
I will miss you
However, I kiss you
Yet again
Way down in Neverland
So hard I was trying
Tomorrow I’ll still be crying
How could you hide your lies
Your lies

Here I am
Seeing you once again
My mind’s so far away
My heart’s so close to stay
Too proud to fight
I’m walking back into night
Will I ever find someone to believe?

Forever and one
I will miss you
However, I kiss you
Yet again
Way down in Neverland
So hard I was trying
Tomorrow I’ll still be crying
How could you hide your lies
Your lies

Love of a Lifetime – FireHouse

November 26, 2007

I guess the time was right for us to say
We’d take our time and live our lives together day by day
We’ll make a wish and send it on a prayer
We know our dreams can all come true with love that we can share

With you I never wonder – will you be there for me
With you I never wonder – you’re the right one for me

Chorus:
I finally found the love of a lifetime
A love to last my whole life through
I finally found the love of a lifetime
Forever in my heart, I finally found the love of a lifetime

With every kiss our love is like brand-new
And every star up in the sky was made for me and you
Still we both know that the road is long
(But) we know that we will be together because our love is strong

Power Metal – Kebesaran Mu

November 26, 2007

Intro: D Bm F#m G (2x)
D G

D Bm
Langit cerah membias cahaya
F#m G C G/B
Diatas debur ombak menari
D Bm
Kibasan rambutmu terurai
F#m G C G/B
Kala kutatap indah matamu

Em Em/D# Em Em/D#
Walau hadirku untuk semenjak
G
Kau berikan tembang-tembang
A
Lagu cinta

Int: D Bm F#m G (2x)

D Bm
Meninggalkan satu kenangan
F#m G C G/B
Terukir dalam dinding hatiku
D Bm
Taburkan luka lama ini
F#m C C G/B
Dengar sinar emas sang pelangi
Em Em/D#
Ijinkan diri
Em Em/D#
Bila mengagumi
G A
Kan kunikmati damai alam surgawi

Reff I: D A Bm G
Bidadari
D A Bm G
Kau datang mempesona
D A Bm G
Bidadari
D A G
Berikan mawar cinta

D G
Bila hadirmu kembali
Em A
Nyalakan lilin dijiwaku
D G
Ingin ku raih dirimu
Em A
Kubawa pergi keduniaku

Int: D A Bm G (3x)
D A G

Reff II:E B C#m A
Bidadari
E A Bm G
Kau datang mempesona
E B C#m A
Bidadari
E B A
Berikan mawar cinta

Coda: A

Cerita Erotik – Pacarku Tinggal Di Asrama Perawat

November 23, 2007

Pacarku Tinggal Di Asrama Perawat


Pacarku itu tinggal di asrama perawat bersama teman satu
pendidikannya. Wah.. mulus-mulus tubuh mereka semua, maklum sekolah
perawat, jadi body-nya mungkin juga dirawat. Yang jadi pikiranku
sekarang ini adalah sahabat dari pacarku itu. Begini ceritanya,
pacarku kan punya sahabat, namanya Wulan, orangnya cantik juga sih.
Ketika Diah pulang kampung ke Jawa Tengah, si Wulan datang ke tempat
kostku. Seperti biasa, Wulan sudah terbiasa dengan keadaan kamarku
yang seperti selesai perang, berantakan sekali, hehehehe. Berhubung
dia itu sahabat dari pacarku, jadi kusambut dengan ramah.

Kami bercerita panjang lebar sambil duduk di atas kasur. Seperti
seorang sahabat, kami saling bercanda. Suatu ketika, Wulan terdiam
termenung. Aku heran, kutanyakan mengapa dia tiba-tiba terdiam
seperti bersedih. Wulan dengan perlahan sekali bercerita bahwa jika
dia selesai dalam pendidikan perawatnya ini, dia akan dinikahkan oleh
seorang yang belum sama sekali dikenalnya. Melihat dia mulai
menangis, aku berusaha menghiburnya dan berkata bijaksana. Tetapi
malah membuat dia lebih keras menangis.

Perlahan dia berkata, “Tom, sebenarnya saya sayang kamu..”
Wulan tertunduk, “Maafkan saya Tom..” lanjutnya.
Aduh, aku bingung harus menjawab bagaimana. Sementara aku terdiam,
Wulan memelukku. Tubuhnya yang harum dan kulitnya yang halus
menyengat isi kepalaku. Aku berusaha tetap tenang dan mengingat bahwa
dia ini sahabat dari pacarku. Tetapi “Mr Happy”, julukan “adik”
kecilku ini (kadang-kadang besar juga sih) tidak mau tahu, menggeliat
dan mulai mengeras di dalam celanaku. Apalagi benda empuk di dada
Wulan menghimpit tubuhku. Bisa gawat nih, “Mr Happy” on line..!
Gelisah dan segera ingin keluar dari sarangnya.Wulan semakin erat
memelukku. Kucoba mencium dahinya perlahan. Dia diam saja. Cium
pipinya, dia masih diam juga. Kucoba meraih bibirnya yang mungil dan
mengulumnya, Wulan membalas perlahan. Wah, habis sudah iman yang
kumiliki..! Kulumat bibirnya dengan ganas hingga dia gelagapan dan
kewalahan. Ketika bibirku meluncur ke lehernya, Wulan merintih
tertahan. Tanganku yang sigapdan terlatih tidak tinggal diam, mulai
menyusup dari belakang t-shirt-nya, mengusap punggungnya yang halus
dan mencari kaitan BH-nya. Lepas..! Mulai perlahan kuangkat t-shirt
biru mudanya hinga terlepas berikut BH-nya, dan terlihatlah buah
dadanya yang indah itu. Keadaan putingnya masih ranum sekali.

Setelah puas menjelajah daerah leher dengan diiringi rintihan lembut
Wulan, mulutku mulai menelusuri gundukan lembut itu. Wulan melenguh
lirih, tangannya mencoba menahan kepalaku, namun dia tidak
menolaknya. Berputar diantara lereng buah dadanya, mulai mulutku
mendaki mencariputingnya. Bersamaan desahan panjangnya, Wulan meremas
rambut kepalaku ketika putingnya terkulum oleh bibirku dan mulai
kujilati. Dengan nikmat sekali aku berpindah dari puting yang satu ke
puting yang lainnya. Mulai mengeras juga ketika jariku turut mengurut-
urutnya.

Perlahan tubuhnya kurebahkan di atas kasur dan tanganku mulai
mengusap-usap pahanya yang mulus dan licin ke atas sambil mengangkat
rok mininya. Masih dengan mulut di buah dadanya, tanganku telah
mencapai pangkal pahanya. Perlahan kucoba merenggangkannya dengan
jariku, dan mulai menyusupkan jariku diantara celana dalamnya. Hangat
sekali..! Bunyi gemerisik perlahan terdengar ketika jari-jariku
menyentuh rambut-rambut lembut di daerah tersebut dan mulai mencari
lubang “Miss Pussy” (julukan kemaluannya).

Wulan merintih memelas sekali ketika jariku mengusap-usapnya perlahan
dan teratur. Lembab danhangat serta sedikit lekat kurasakan dijariku.
Kepalaku menggeser ke arah bawah pusarnya hingga kini berhadapan
dengan celana dalamnya. Perlahan kutarik ke bawah dengan sedikit
mengangkat pantatnya dan lepas juga. Kurenggangkan pahanya dan
kedekatkan kepalaku. Tangan Wulan refleks berusaha menahanku.
“Jangan Tom..!” Wulan berusaha menarik kepalaku, tapi percuma saja
sebab lidahku telah menjilati pangkal celah “Miss Pussy”-nya.
Wulan menggeliat-geliat tidak menentu. Namun tangannya tetap
memegangi kepalaku yang ada di pangkal pahanya.

Lama-kelamaan, mungkin karena merasa nikmat atau geli atau entah apa,
kini malah Wulan sedikit mendesakkan kepalaku di belantara
rambut “Miss Pussy”-nya sambil merenggangkan pahanya agak lebar.
Jilatanku semakin menjadi-jadi dan rintihan-rintihan Wulan semakin
keras. Kini tangannya tidak menahanku lagi, hanya meremas-remas
rambut kepalaku saja. Bahkan pinggulnya kini turut bergoyang lembut
mengikuti tiap jilatanku pada bibir “Miss Pussy”-nya. Suaranya yang
memelas dan tertahan semakin mengeraskan “Mr Happy”-ku, yang dari
tadi tidak terurus sama sekali.

Sesaat kulepaskan pakaianku sendiri, “Mr Happy” melompat keluar
dengan perkasanya, mengacung dengan urat-uratnya yang dahsyat. Aku
merayap diantara tubuh Wulan yang telentang, kuhadapkan “Mr Happy” di
wajahnya yang imut. Mata Wulan nanar melihat keperkasaannya.
Kutuntuntangannya untuk memegangnya. Matanya terpejam ketika jari
lentiknya menggenggam batang leher”Mr Happy”-ku. Kusorongkan perlahan
kepala “Mr Happy” pada mulut mungilnya.
“Isap sayang.., coba diisap..!”
Bibir mungilnya terbuka perlahan mencoba mengulum kepala “Mr Happy”.
Kewalahan juga Wulan untuk menguasai besarnya kepala “Mr Happy”-ku
yang sudah coklat kememerahan itu.
“Isap sekarang..” pintaku lembut.

Dengan mata masih terpejam, Wulan menghisapnya. Setiap hisapannya
membuat urat-urat leher kemaluanku itu berdenyut. Kudorong agak dalam
batang kemaluanku di dalam mulutnya. Wulan gelagapan hingga air
liurnya keluar dan menimbulkan suara berkecipak. Perlahan kumaju-
mundurkan batang kemaluanku. Semakin lama semakin dalam. 2/3 dari
batang kemaluanku kubenamkan dalam mulut mungilnya.

Lama kubiarkan Wulan menghisap-hisapnya. Pemandangan itu membuatku
semakin bergairah saja. Bibirnya yang lembut bergesekan dengan kulit
kemaluanku. Nikmat sekali rasanya. Ketika kucabut dari mulutnya,
terlihat Wulan mencoba mengambil nafas dengan terengah-engah.
Kusambar mulutnya yang mungil dengan mulutku. Agak lama kami saling
mengulum, namun perlahan kembali kurenggangkan pahanya yang putih
hingga terbuka lebar. Terlihat kembali “Miss Pussy”-nya yang
kemerahan diantara kilauan rambut-rambut halusnya.

Kini kuarahkan “Mr Happy” di bibir “Miss Pussy” yang lembab berair.
Kudesakkan sedikit hingga kepala “Mr Happy” ditelah habis oleh “Miss
Pussy”.
“Sakit ngga Tom..?” tanya Wulan disela rintihannya.
“Sedikit sayang.. hanya sedikit..” jawabku menghibur, sebab
konsentrasiku berada pada acara utama yang akan kami lakukan.

Dengan satu dorongan mantap dariku dan diiringi rintihan kenikmatan
yang keras, Wulan menerima seluruh panjang “Mr Happy”-ku. Wulan
meremas rambut kepalaku dengan keras. Kupeluk tubuhnya yang
berkeringat dan kurasakan getaran yang hebat padanya. Kubiarkan
beberapa saat “Mr Happy” di dalam lumatan “Miss Pussy”-nya. Denyutan
lembut namun kuat sangat terasa olehku pada tiap urat kemaluanku.
“Memang masih perawan si Wulan ini,” pikirku.

Perlahan kutarik batang “Mr Happy”-ku. Gesekan nikmat ini membuat
Wulan merintih dengan kepala mendongak ke atas. Giginya mengigit
bibirnya sendiri, menahan sesuatu. Kubenamkan kembali batang
kemaluanku ke dalam kehangatan kemaluannya. Wulan kembali
mengeluarkan desisan menggairahkan. Semakin lama gesekan batang
kemaluanku kupercepat, mencoba membuat Wulan semakin histeris dan
menggumamkan kata-kata yang tidak jelas terdengar. Suara lengguhan
Wulan yang menggairahkan dan dengusan nafas membara dariku,
menimbulkan suara berkecipak diantara pangkal paha kami berdua.
Gesekan Nikmat disertai hisapan berdenyut “Miss Pussy” milik Wulan
yang hangat membuat batang “Mr Happy”-ku menggila. Bibirku yang
bernafsu sesekali menghisap puting mungil buah dada Wulan yang
menegang.

“Tom… ach.. aku…” desis Wulan.
Aku sadar dia akan mencapai klimaksnya. Kemaluanku semakin ganas
kubenamkan di liang kehangatannya. Dan.., pinggangku terasa bergetar
keras, ada sesuatu yang hendak terlontar. Entah bagaimana aku semakin
menggila, hingga pinggang Wulan terguncang-guncang hebat.

Dengan buah dada Wulan yang terayun-ayun disetiap desakan kemaluanku
pada “Miss Pussy”-nya, Wulan memekik dengan mata setengah terbuka.
Nafas kami semakin memburu. Dan akhirnya, Wulan memekik panjang
sambil memeluk pinggangku, hingga “Mr Happy” amblas sedalam-dalamnya.
Disertai muntahan “Lava” dari mulut “Mr Happy”-ku, kami mengejang
beberapa saat hingga akhirnya aku mendarat di atas tubuh Wulan yang
puting mungilnya masih mengeras.

Permainan kami sungguh pengalaman yang terindah buat kami berdua.
Wulan merasakan kepuasan yang belum pernah dirasakannya seumur
hidupnya bersamaku, setelah pemainan itu Wulan berkata kalau dia
tidak menyesali perbuatannya dan keperawanannya memang pasrah ingin
dia serahkan kepadaku. Tetapi akhirnya pengalaman itu hanya menjadi
kenangan bagi kami berdua. Wulan menikah dengan lelaki pilihan orang
tuanya di kotanya, sedangkan cintaku bersama Diah hilang karena
perbedaan pandangan hidup. Hingga kini aku masih sendiri. Ditelan
kesibukan dengan bisnis komputerku yang semakin lama semakin menyita
waktuku.

Cewek Cewek

November 23, 2007

Bagian Penutup

Indo – Astuti Di T4 Tidur

November 23, 2007

Indo – Toked Gede

November 23, 2007

ita1tf8.jpgita2vf0.jpgita3kc3.jpgita4uh7.jpgita5kr0.jpgita7ge2.jpg

Indo Cerita Erotik – Mama Dan Kak Dewi

November 22, 2007

Namaku boy,aku tinggal dimedan.Aku mau menceritakan pengalaman seksku dirumahku sendiri.Kejadian ini baru terjadi dua bulan yang lalu.Aku mempunyai seorang kakak,namanya dewi.Kak dewi orangnya cantik.Dia mempunyai tinggi badan 171cm,kulit putih bersih,dadanya kira2 36 dan pantatnya sangat montok.Aku sangat terangsang jika melihatnya. Suatu hari,tepatnya malam minggu.Waktu itu mama dan papaku sedang pergi.Aku sendiri juga lagi malas dirumah.Lalu aku pergi kerumah teman kuliahku.Jadi dirumah hanya kak dewi sendirian yang lagi nungguin pacarnya.
Tapi dasar sial temanku juga lagi keluar.Lalu untuk ngilangin suntuk aku mutar-mutar(jalan2) sendirian.setelah puas jalan jalan aku pun pulang.sampai dirumah kulihat ada kenderaan pacar kak dewi didepan rumah.”aduh..jagain orang pacaran nih..”pikirku.Aku langsung masuk keteras.Tapi aku terkejut.Kulihat kak dewi sedang ditunggangin oleh pacarnya(ngent*t).Kubatalkan niatku dan aku terus mengintip permainnan mereka.Aku benar2 terangsang melihat adegan tersebut.Apalagi melihat kak dewi yang sedang bugil dan mendesah desah.Aku memperhatikan mereka dan mengelus-elus penisku.Terpaksa aku bersolo seks dan memuntahkannya di pot bunga.Lalu aku pergi lagi meninggalkan mereka berdua.setengah jam kemudian aku kembali dan kulihat mereka sedang duduk mesra diruang tengah.Kutegur mereka dan aku langsung masuk kekamarku.dikamar aku terus membayangkan kak dewi.selang beberapa menit aku keluar kamar dan kulihat cowoknya sudah pulang.Kulihat kak dewi masuk kekamarnya.lalu aku duduk sendirian di ruang tengah.Aku benar benar terangsang. Aku lalu bangkit dan masuk kekamar kak dewi.
Rupanya kak dewi sedang ganti baju.Dia terkejut melihatku.”ngapain kamu?”tanyanya. “tadi kakak ngapain sama cowok kakak?”aku balik bertanya. Dia hanya diam.”emang kamu tahu?”tanyanya lagi. Aku hanya mengangguk. “Jangan bilang siapa-siapa ya..!”katanya lagi. “oke…tapi kakak harus mau begituan juga sama aku!”ujarku. “kamu mau juga ya…”katanya manja Dia lalu menarikku ketempat tidur. Dibukanya bajunya,lalu dibukanya juga bajuku. Langsung dilumatnya penisku. Rasanya enak sekali. Diisapnya penisku sampai kusemprotkan spermaku didalam mulutnya. Aku cukup puas atas perlakuannya.Lalu dia menyuruhku menjilati vaginanya .oohh.. ahh.. erangnya. Lalu aku pindah meremas dan menjilati payudaranya. mmhh.. terus…. nggh.. Kujilati payudaranya, perutnya sampai kujilati lagi vaginanya. oh… ah…ena..k… erangnya. Nafsuku naik lagi. Penisku mulai berdiri lagi. Masu..kin aja… pintanya. Lalu kumasukin penisku dan memompanya. Rasanya enak sekali,penisku dijepit oleh otot vaginanya. ahh…. terus…. sayang…. jeritnya. Lalu dibaliknya tubuhku. Dengan posisi diatas,dia menggoyangkan pantatnya turun naik. Tangan ku meremas pantatnya yang montok. Payudaranya bergoyang-goyang. Aku mau keluar… erangku. Tahann… sayang…. ujarnya. Lalu ahh…. agh…. oh… kak dewi mengerang panjang pertanda orgasme. Dia terus bergoyang dan crot.. crot… crot… kusemburkan spermaku didalam vaginanya. Lalu dia mencium bibirku. Kami pun tergeletak bersampingan.”maksih kak.. betul-betul nikmat”ujarku sambil meremas payudaranya. “iya…. kamu hebat juga”katanya “maukan kakak beginian lagi..?”tanyaku “Kapan aja kamu pengen”ujarnya sambil tersenyum.
Aku langsung keluar dan masuk kekamarku.Aku senang sekali.Aku terus minta jatah sama kak dewi.Kapan ada kesempatan kami pasti melakukannya dengan berbagai macam gaya. Aku juga sudah merasakan pantatnya yang montok. Waktu itu kak dewi lagi haid,jadi kusorong aja pantatnya.Rasanya sama-sama enak kok. Sampai pada suatu hari, Waktu itu aku pulang kuliah,kulihat pintu kamar kak dewi terbuka dan dia berbaring mengenakan handuk. Aku terangsang melihatnya. Aku masuk dan kubuka bajuku lalu kupeluk dan kucumbu.ah… jangan sekarang ! ada mama tuh! Ujarnya. Tapi aku tak perduli dan terus merangsangnya. Akhirnya dia pasrah. Kubuka handuknya dan kujilati payudaranya.Kak dewi mendesah. Lalu dia bangkit,menimpaku sambil berbalik. Kami melakukan gaya 69, Dikocoknya dan diisapnya penisku .Aku pun menjilati vaginanya sambil meremas pantatnya. Lagi asyik menjilat,tiba2 pintu kamar dibuka. Kami sangat terkejut.Ternyata mama sedang memergoki kami berbuat mesum. Mama masuk dan menutup pintu. Muka mamaku tampak marah melihat perbuatan kami. Aku dan kak dewi hanya bisa terdiam. Matanya menatap kami tajam. ”maafin kami ma!, ini salah boy. Boy yang ngajak kak dewi. Soalnya boy lagi terangsang! ujarku. “Kenapa harus kak dewi ?”tanya mamaku. “Daripada dengan psk lebih baik dengan aku ma!” sambung kak dewi “Lagi pula aku juga mau kok”ujar kak dewi membelaku. “terserah mama mau marah,kami kan udah gede dan punya hasrat seks yang harus disalurkan”ujarku. Mamaku terdiam sejenak “ya..udah terserah kalian.Tapi perbuatan kalian jangan sampai ketahuan papa!”ujarnya. “satu hal lagi boy,jangan sampai kak dewi hamil”katanya sambil menatapku. “ya…udah sebagai hukumannya mama mau lihat bagaimana kalian melepaskan hasrat seks kalian itu”ujarnya lagi.
Aku dan kak dewi saling pandang.Lalu kami lanjutkan permainan kami.Aku mulai merangsang kak dewi lagi.Kujilati payudaranya.Lalu kujilati vaginanya.Ah…ssst..mmmh..desahnya. Tanpa lama2 kumasukkan penisku keliang vaginanya dan kugoyang. Akkh…ohh…ngghh…ah..ah…desahnya.Aku makin mempercepat kocokanku. Dan akhhhhhhh……ahhhhh ….akhhkhhh….jeritnya panjang. Kurasakan kak dewi sudah mencapai orgasme. Semakin cepat goyanganku.ck.ckk..ck…suara kocokan penisku divaginanya yang sudah basah bercampur cairan orgasmenya. ”mau keluar nih..”jeritku “dimulut ku aja!”ujarnya sambil menahan sodokan penisku Kucabut penisku. Kak dewi langsung menggenggam penisku dan mengocoknya dalam mulutnya. Crott..crot…crot…crot kusemburkan spermaku kemulutnya sebanyak 8 kali. Mulutnya penuh dengan spermaku. Sampai menetes keluar dari sela mulutnya. Dan ditelannya semua. Aku terbaring puas,dan kak dewi menjilati penisku membersihkan sisa sperma. Kulihat mama menggelengkan kepalanya. Lalu mama pergi keluar dari kamar. Aku dan kak dewi hanya tersenyum. Kami akan lebih bebas melakukannya dirumah,walaupun mama mengetahuinya. Kami saling berpelukan dan berciuman. Aku lalu berpakaian dan masuk kekamarku. Dikamar aku masih memikirkan kejadian tadi. ”Mama tidak melarang aku ngeseks dengan kakakku sendiri. Berarti aku juga bisa ngeseks dengan mama”pikirku. Lagian body mama masih sip abis. Soalnya mamaku ikut fitnes. Walaupun usianya udah 44 tahun tapi masih oke(bukan membanggakan).Lagi pula mama pasti lebih berpengalaman. Aku berpikir lama mengenai ide gilaku ini. Kuputuskan,aku harus bisa merasakan ngeseks dengan mamaku sendiri.
Lalu aku keluar dan masuk kekamar mamaku.Kulihat mamaku berbaring membelakangiku. Kulihat pantatnya yang montok dan pahanya yang mulus. Kubuka bajuku semuanya. Dan sambil menelan ludah aku naik ketempat tidur dalam keadaan bugil. Kupeluk mamaku dari belakang dan kugesek penisku yang sudah tegang. Tiba2 mama terbangun “ngapain kamu,boy?”tanyanya. “pengen ngeseks sama mama”jawabku manja Aku langsung memeluknya dan menciumnya. Mamaku diam saja. Kubuka kimononya. Wow ..mama tidak pakai bh dan cd. Payudaranya besar(lebih besar dari kak dewi.kak dewi aja 36B) dan masih kencang.Vaginanya merah merekah. Pantas papa sayang terus sama mama.Aku langsung meremas payudaranya,menjilatinya dan menggigitnya. Mama hanya mendesah kecil. “jilatin anu mama ya….kayak kak dewi tadi…”pintanya sambil meraba vaginanya. Aku lalu menjilati vagina mama sambil memainkan klitorisnya dengan gigi dan lidahku. Ahh…terus….sayang….okh..e.na.k……desah mama.Kepalaku dijepitnya dengan kedua pahanya dan rambutku dijambaknya.Agar aku terus menjilati vaginanya.10 menit lidahku menari divagina mamaku akhirnya mamaku orgasme juga.Kurasakan cairan hangat di lidahku.Lalu mama bangkit dan menyuruhku telentang.Mama lalu mengambil baby oil dan mengoleskan kepenisku.Lalu dikulumnya penisku dengan nikmat.ohhh…rasanya benar2 nikmat sampe ubun2. Isapan mama jauh lebih enak dari kak dewi. Aku merasakan kenikmatan yang dahsyat. Mama mengulum semua penisku beserta bah zakarku.Yang paling sensasi kurasakan saat mama mengocok penisku sambil menjilati lubang duburku.Wow benar2 asik dan nikmat.Aku sampai merinding kenikmatan.
Sekitar 10 menitan kesemprotkan spermaku di depan wajah mamaku.Mama ku sibuk menjilati spermaku yang muncrat kemana mana. “wah..benar-benar nikmat ma…”ujarku. “mama jago istong(isap totong)”pujiku “Kamu juga jago jilatannya,mama sampe merinding”ujarnya “Papa kalo jilat kurang nikmat,lagian papa jarang mau jilat”ujarnya lagi “Gimana, mau dilanjutkan?”tanya mamaku “iya dong…aku kan mau ngerasain anunya mama!”ujarku sambil melihat vaginanya. “mama juga mau ngerasain sodokan penismu!”jawabnya manja. Lalu mama mengajakku kekamar mandi,untuk membersihkan vaginanya dan penisku.Kuhidupkan air dibathtub setinggi mata kaki. Kami berdua masuk dan kucumbu mama,kucium bibirnya dan kuremas-remas payudaranya. Kami berdua sangat bernafsu,terutama aku. Padahal aku sudah main sebelumnya dengan kak dewi. Aku sudah gak tahan untuk memasukkan penisku kevagina mama. Kutusukkan penisku dan bless..amblas semuanya terbenam. Kurasakan jepitan liang surga mama masih kuat. Kupompa penisku menghujam vagina mama. Kaki mama menjepit sisi bathtub.Ohhh…yeahh….ahhh….jerit mama.Sekitar 3 menit mama minta ganti posisi nyamping dengan posisi kaki belipat kearah samping dan aku menggoyang dari atas menyodok vagina mama. Mama tampak sangat menikmatinya. Lalu mama minta gaya doggie style. Kami bangkit dan mama nungging bertumpuan dengan sisi bathtub.Kusodok vagina mama dari belakang.Mama mendesah campur menjerit kecil. Pantatnya yang montok beradu dengan pangkal pahaku.Kupeluk mamaku dari belakang sambil terus bergoyang perlahan.meremas payudaranya.”Ma…masukin ke lubang anus ya…”bisikku “pelan2 mama belum pernah ….”jawabnya Kucabut penisku dan kumasukkan pelan pelan kelubang anus mamaku. Mamaku merintih kecil menahan sakit. Lubang anus mama memang belum pernah dijamah. Masih terasa ketat. Kugoyang perlahan-lahan sambil tanganku mengusap-usap bibir vaginannya dari belakang .Oh… ahhhk…… oh… nikmat… mama mendesah.Sekitar 4 menit kucabut penisku kubalikkan tubuh mama dan satu kakinya kuangkat dan kuletakkan diwashtafel.Kumasukkan penisku lagi dan kugoyang lagi.sekitar 1 menit,kuangkat mama dan kutidurkan di lantai kamar mandi.Kakinya mengangkang dan aku mulai mengenjotnya lagi. ahh.. ohhh…. akhh….. mama terus menjerit merasakan nikmatnya.Dan ohhh….. ahh……. mama melenguh sambil memejamkan matanya menikmati orgasmenya.
Aku terus bergoyang.Lalu aku mengakhiri permainanku dengan semprotan spermaku didalam rahim mama tempat aku dikandung dulu. Aku benar-benar puas. Aku mencium mama. “makasih ma…. permainan mama sangat hebat”pujiku “mama mau kan…ngeseks sama boy lagi…?”tanyaku mamaku tersenyum dan mengangguk “asal… jangan tahu papa ya…..!”katanya Aku Cuma tersenyum. Lalu kami mandi bersama dalam bathtub.Malamnya aku terlelap tidur. Esok paginya,aku bangun pukul 7 pagi dan bersiap mandi.Kulihat papa dan kak dewi sedang sarapan,sedangkan mama sedang didapur.Kudatangi mama dan kuremas pantatnya. “aduh…. kamu nakal ya…”ujarnya. Kubuka celanaku dan kukelurkan penisku yang tegang.Kugesekkan ke pantat mamaku. “ma…ayo.. dong…”bujukku “gak..ah…ntar dilihat papa!”tolaknya “please…..”rayuku “isap aja ya….”tawar mamaku “ya..deh..!”sahutku lalu mama jongkok dan mengisap penisku.Mataku meram melek menahan nikmatnya.Sampai kusemburkan lahar hangat kemulut mama.Lalu aku mandi dan berangkat kuliah.Dikampus aku rasanya pengen cepat pulang. Pukul 2 siang aku tiba dirumah.Kupanggil kak dewi dan mama kekamarku. “Gimana….kalo kita main bertiga”usulku “hah..!!!”jawab mama dan kak dewi serentak. “Aduh.. nih…anak.. nafsu amat ya…”ujar mamaku “kayaknya asyik juga tuh.”sahut kak dewi Kak dewi langsung membuka bajunya.Dan menimpaku.Bibirku dilumatnya sambil tangannya melucuti pakaianku. Mama akhirnya membuka bajunya dan ikut bergabung. Mama langsung mengisap penisku sambil menjilatinya.S edangkan aku menjilati vagina kak dewi.Lalu kusuruh mama tidur telentang sambil mengangkang.Kujilati vagina mama dan kak dewi menjilati dan meremas remas payudara mama. sssst….. enaaak…. ahhh….. erang mama. Lalu gantian,kujilati vagina kak dewi dan mama menjilati payudara kak dewi. Aku mulai memasukkan penisku kevagina kak dewi dan memompanya. Sedangkan mama menjilati payudara kak dewi sambil menggosok2 vaginanya sendiri.aahhh…ohhh..oh….kak dewi menjerit kecil berbarengan dengan deru napasnya yang tidak teratur.Kupercepat goyanganku.Aku harus membuat kak dewi orgasme terlebih dahulu .
Beberapa saat kemudian kak dewi mengerang puas ah.a.h..ah. ah.ah.ahhhhhhhhhhhh.. ha.. sambil nafasnya agak tersenggal.Penisku terasa dijepit otot vagina kak dewi yang yang berkontraksi.Kucabut penisku dan kutarik mamaku.Lalu kumasukkan penisku ke liang surganya dan kugoyang.Mama ku hanya mendesah kecil.Aku menikmati goyanganku.Aku lalu membalikkan tubuh mama keatas.Mama bergoyang bagai menaiki kuda.Tanganku meremas-remas pantat mama dan membantunya turun naik. oooo… ahhhh….. yehhh…… erang mama sambil memejamkan matanya.Payudaranya bergantung dan bergoyang. ohhhhh…ahhhhhhhhh….. kudengar erangan mamaku sambil memejamkan mata dan menahan ludah.Kurasakan mama sudah orgasme.Kupeluk mama dan kubalikkan badannya.Kak dewi langsung mendekat dan menjilati payudara mama.Aku langsung menggenjot mamaku lagi dengan posisi mama telentang.Sekitar dua menitan, kurasakan aku mau mencapai puncak.Langsung kucabut penisku dan kusemburkan ke mulut kak dewi dan mama.Mereka berebutan.spermaku muncrat kewajah mereka berdua.Aku lalu terduduk lemas.Kulihat mama dan kak dewi saling menjilati spermaku yang muncrat kewajah mereka.Setelah 10 menit kak dewi keluar dari kamarku.Dan aku memainkan satu ronde lagi dengan mamaku.Dan kuakhiri dengan semburan sperma didalam lubang anusnya.Setelah itu mama keluar dan mandi. Sekarang aku benar-benar betah dirumah,kapan saja ada saja yang melayaniku(mama dan kak dewi).Hampir tiap pagi aku mendapat jatah istong dari mama.Tapi semua udah kuatur.Kalo siang aku mainnya sama mama,dan kalo malam malam lagi pengen,aku mainnya sama kak dewi.Tapi kadang ngak tentu juga,yang mana aja.Kalo papa gak ada kami main bertiga.Apalagi kalo papa keluar kota kami makin bebas tidur sama.Bahkan aku pernah bolos kuliah karena kecapekan melayani mama dan kak dewi.Kejadian ini membuatku betah dirumah.Rumahku bagaikan surga bagiku.

Indo – Gadis Lugu

November 22, 2007

ika1bj1.jpgika2nh6.jpgika3sf9.jpgika4ez7.jpgika5bl9.jpgika6ka1.jpg


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.